
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas 5 MI Al Islamiyah Grojogan kini tampil lebih menarik dan interaktif. Jika sebelumnya siswa cenderung merasa bosan karena materi yang didominasi cerita sejarah dan hafalan, kini suasana kelas berubah menjadi lebih hidup dan menyenangkan.
Perubahan ini terjadi berkat pemanfaatan media digital berupa Kahoot! dalam proses pembelajaran. Aplikasi berbasis kuis ini digunakan guru untuk menyajikan materi SKI dalam bentuk permainan interaktif yang dapat diikuti seluruh siswa.
Dalam pelaksanaannya, siswa kelas 5 mengikuti kuis menggunakan komputer Laboratorium. Setiap soal ditampilkan secara langsung dengan batas waktu tertentu, sehingga menumbuhkan semangat kompetisi sekaligus melatih kecepatan berpikir siswa. Hasilnya, suasana belajar menjadi lebih seru dan tidak monoton.
“Anak-anak jadi lebih semangat. Mereka merasa seperti bermain game, padahal sebenarnya sedang belajar,” ujar Bpk. Muhammad Zaka Azizy, S.Ag. salah satu guru Mapel SKI di MI Al Islamiyah Grojogan.

Selain meningkatkan antusiasme, penggunaan Kahoot! juga memudahkan guru dalam mengevaluasi pemahaman siswa. Nilai dan peringkat dapat langsung terlihat setelah kuis selesai, sehingga guru dapat mengetahui sejauh mana materi telah dipahami.
Metode ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Bahkan siswa yang biasanya kurang berpartisipasi menjadi lebih terlibat karena tertarik dengan format permainan yang kompetitif dan menyenangkan.
Meskipun demikian, penggunaan media digital ini tetap memiliki tantangan, seperti keterbatasan perangkat dan kebutuhan akan koneksi internet yang stabil. Namun, pihak madrasah berupaya mengatasinya dengan pengelolaan yang baik agar pembelajaran tetap berjalan optimal.
Pemanfaatan teknologi seperti Kahoot menjadi langkah inovatif dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat madrasah ibtidaiyah. Dengan pendekatan yang kreatif dan interaktif, pembelajaran SKI di kelas 5 tidak lagi dianggap membosankan, melainkan menjadi kegiatan yang dinanti-nantikan oleh siswa.
(M. Zaka Azizy, S.Ag.)

