Grojogan – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat, MI Al Islamiyah Grojogan menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pelatihan Pengelolaan Zakat Sesuai Syariat”. Acara ini berlangsung dengan khidmat pada hari Selasa, 3 Maret 2026, menghadirkan narasumber utama yang berkompeten.

Kegiatan yang diselenggarakan di ruang kelas V MI Al Islamiyah Grojogan ini diikuti dengan antusias oleh jajaran pendidik, tenaga kependidikan serta mahasiwa PLP UIN Sunan Kalijaga. Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menyelaraskan praktik pengumpulan dan pendistribusian dana sosial dengan standar fikih yang presisi.

Hadir sebagai pemateri tunggal yaitu Bapak Drs. H. Syahroini Djamil, yang menjabat sebagai wakit Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAs) Kabupaten Bantul. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pengelolaan zakat bukan sekedar aktivitas menghimpun uang, melainkan sebuah amanah ibadah yang memiliki payung hukum syar’i sekaligus regulasi negara.

Kepala MI Al Islamiyah Grojogan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan madrasah sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga unggul dalam pengabdian sosial. Dengan bimbingan langsung dari Baznas Bantul, diharapkan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) atau kepanitiaan zakat di sekolah dapat beroperasi dengan standar yang lebih profesional dan akuntabel.

Acara yang berlangsung di siang hari ini ditutup dengan sesi diskusi interaktid, di mana para guru berkonsultasi langsung mengenai kendala teknis yang sering ditemui di lapangan saat masa zakat fitrah agar tidak terjadi keliruan dan sesuai syariat.